Agak Laen dari Sudut Pandangku Sendiri [8/10]

Agak laen kau, agak laen bapakmu

Agak laen kau sekeluarga.. 

 

Yes, Muhadly Acho dengan support brand yang sudah pasti sangat besar sesak nafas deg-degan menyambut penayangan hari pertama film Agak Laen yang memang agak lain pula kurasa. Tidak melewatkannya sama sekali, aku menyaksikannya bersama anak kosku satu-satunya (re;adekku) plus beberapa kawan sekantor yang secara kebetulan juga menonton film yang sama di jam yang sama.

Jujur, di babak-babak awal aku sedikit biasa aja, mungkin lebih ke bosan karena adegan-adegan di awal itu sudah tayang di trailer dari kemarin-kemarin. Sekalian mau memberikan identitasku dalam lingkaran Agak Laen ini, aku adalah pendengar setia podcast mereka sejak awal. Konten youtube-nya mereka bahkan hampir tidak ada yang aku skip. 

 

Ini salahku juga sih, sudah membangun ekspektasi terhadap film ini sebab asumsi yang terbangun dari promo-promo Bang Acho dan Agak Laen di konten-konten yang aku tonton. Tetapi aku mau menyalahkan mereka juga karena sudah woro-wiri dengan janji yang luar biasa.

Tentu saja titik tawanya benar-benar menyebar, di hitungan angka tentu banyak sekali titik tawa. Hanya saja aku akan membayangkan akan pusing karena begitu lucunya. Ternyata dalam subjektivitasku, ini lucu sekali tetapi tidak sebesar apa yang digambarkan mereka di promo-promonya. 

Bercerita tentang 4 sekawan yang problematik alias agak lain yang dipertemukan dengan konflik seputar usaha mereka dengan rumah hantu yang dikelolanya. Awalnya tidak laku kemudian si mantan napi membantu menyelamatkan usaha tersebut dengan ide buruk nan cemerlangnya.

Lalu setelah direnovasi dan jauh lebih horor, ada seorang caleg selingkuh yang meninggal di rumah hantu tersebut. Kemudian ya kalian tonton sajalah. 

Bagiku yang pecinta stand up comedy, film ini sangat bertabur bintang-bintang yang kemunculannya saja sudah lucu. Paling epik sih moment Kristo dan Nopek, ‘Setannya kok Batak?’ Ada banyak sekali nama yang kita temui di film ini, termasuk local pride Praz Teguh. 


Bajingannya adalah bagian iklan yang benar-benar mengagetkan yang pertama, dan bagian iklan kedua pengen kubanting banget komandanku itu.

Di luar segala kelebihan dan kekurangan plus kemeriahan promosinya, film ini total banget MEMBAHAGIAKAN SEKALI.

Mauliate godang Bang Acho dan Agak Laen yang telah membawakan kebahagiaan ini di layar kaca. Nonton lagi apa ya?

 

Komentar